Yogyakarta — Pelajar asal Sulawesi Tenggara, Ghufran Al-Ghifary Kamiluddin, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Bidang Pengembangan Prestasi Keolahragaan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM). Pengukuhan tersebut berlangsung di Amphitarium Universitas Ahmad Dahlan Kampus 4, Yogyakarta, pada Ahad, 12 April 2026.
Pengukuhan Pimpinan Pusat IPM periode 2026–2028 ini mengusung tema “Arah Baru IPM: Membumikan Gerakan, Mencerdaskan Semesta”, yang menegaskan komitmen IPM untuk memperkuat peran pelajar dalam gerakan intelektual, sosial, dan keumatan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting Persyarikatan Muhammadiyah dan mitra strategis. Hadir Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, beserta jajaran pimpinan pusat. Turut hadir Ketua Umum PP IPM periode 2026–2028 Dany Rahmat Muharram, Pimpinan Pusat Aisyiyah sekaligus Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Diyah Puspitarini, perwakilan organisasi otonom Muhammadiyah tingkat pusat, serta Rektor Universitas Ahmad Dahlan.
Pengukuhan Ghufran Al-Ghifary Kamiluddin sebagai pimpinan pusat menjadi catatan penting bagi Sulawesi Tenggara, menandai kiprah pelajar daerah dalam kepemimpinan nasional IPM, khususnya di bidang pengembangan prestasi keolahragaan.
Ghufran Al-Ghifary Kamiluddin – Ketua PP IPM Bidang Pengembangan Prestasi
Dalam pernyataannya, Ghufran menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk mengemban amanah tersebut.
“Pengukuhan ini bukan sekadar kehormatan personal, tetapi amanah kolektif. Saya ingin menjadikan olahraga sebagai ruang pembinaan karakter pelajar yang berkemajuan, berprestasi, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” ujar Ghufran.
Ia menambahkan bahwa ke depan Bidang Pengembangan Prestasi Keolahragaan IPM akan mendorong ekosistem olahraga pelajar yang inklusif, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan misi besar IPM dalam mencerdaskan semesta.
Pengukuhan ini sekaligus menandai dimulainya kerja kolektif Pimpinan Pusat IPM periode 2026–2028 dalam mengaktualisasikan arah baru gerakan pelajar Muhammadiyah di tingkat nasional.





