Kendari CorongKendari.Com — Jajaran Polresta Kendari mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam perkara menguasai, membawa, memiliki dan menyimpan senjata tajam serta senjata penikam atau penusuk tanpa izin.
Ketiga orang tersebut masing-masing berinisial W (23), S (15), dan D (18). Mereka diketahui berdomisili di Kelurahan Gunung Jati, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Kapolresta Kendari Kombes Pol E.L. Sengka mengatakan, penanganan perkara tersebut dilakukan setelah polisi menerima informasi adanya aksi tawuran yang melibatkan sejumlah remaja.
“Personel kemudian melakukan tindakan kepolisian terhadap para pelaku dan mengamankan barang bukti berupa senjata tajam,” kata E.L. Sengka kepada awak media pada Jumat (21/08/2026).
Dari hasil pemeriksaan awal, S diduga membuat sendiri sejumlah alat yang digunakan dalam aksi tawuran, termasuk ketapel dan anak panah. Senjata tersebut kemudian dibawa bersama D menuju lokasi yang diduga menjadi tempat tawuran.
Dalam perjalanan, S disebut menyerahkan senjata tersebut kepada D untuk digunakan dengan alasan mempertahankan diri apabila terjadi tawuran.
Petugas yang melakukan patroli kemudian menemukan kelompok remaja tersebut. Polisi selanjutnya mengamankan S dan D beserta barang bukti berupa satu set ketapel dan busur.
Sementara itu, W turut diamankan dalam perkara tersebut untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolresta Kendari menegaskan, pihaknya akan terus melakukan langkah pencegahan terhadap aksi tawuran dan kepemilikan senjata tajam di kalangan remaja. Polisi juga mengimbau para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama yang berpotensi terlibat dalam aksi kekerasan.
“Jangan sampai anak-anak terlibat tawuran dan membawa senjata yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Kami akan menindak setiap pelanggaran sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Perkara tersebut selanjutnya diproses sesuai hukum yang berlaku. Polisi juga masih melakukan pendalaman untuk mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aksi tawuran tersebut.
Reporter Hend
